
Kerja dari rumah atau work from home (WFH) tidak serta merta membuat seseorang memiliki waktu tidur yang cukup. Ada orang yang karena tidak perlu bangun pagi jadi memilih begadang untuk melakukan suatu pekerjaan. Ada pula yang memang tidak bisa beristirahat cukup karena beban kerja yang bertambah selama WFH.
Padahal, kurangnya waktu tidur dapat membuat tubuh rentan terserang penyakit. Hal ini diungkapkan oleh ahli alergi dan imunologi, Prof. Dr. dr Iris Rengganis, Sp.PD-KAI. Dirinya menjelaskan, kecapekan karena kurang tidur dapat membuat daya tahan tubuh menjadi turun.
“Sekuat-kuatnya manusia kalau sudah kecapekan, lelah, penyakit mudah sekali masuk. Seseorang bekerja ada batasnya, jangan pikir kayak kuda. Makanya tidur harus cukup,” ucap Prof. Iris kepada Indozone saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (14/4/2020).
Lebih lanjut dia menjelaskan, bukan kebutuhan tidur yang tercukupi, tapi juga waktu untuk beristirahat. Prof. Iris mengatakan, sebaiknya tidur jangan lewat dari pukul 12 malam. Malah sebaiknya seseorang sudah tidur sejak pukul 10 malam. Sebab, tidur dini hari dapat memengaruhi sirkadian tubuh atau jam biologis.
Sumber: https://www.indozone.id/health/d5slR7/ini-akibatnya-kalau-sering-tidur-di-atas-jam-12-malam/read-all